Loading...
Berita IslamDunia Islam

Pertempuran Sengit Meletus antara Militer Suriah dan Milisi Kurdi

Militer Suriah dan Pasukan Demokratik Suriah/SDF (aliansi milisi Kurdi) terlibat pertempuran sengit di Deir Zour pada Ahad (29/04). Ini merupakan pertempuran besar pertama antara kedua kekuatan yang didukung dua kekuatan besar dunia itu.

Pertempuran tersebut meletus di timur Sungai Eufrat, yang menjadi markas SDF untuk memerangi Daulah Islamiyah (ISIS) di wilayah penghasil minyak itu. SDF menggunakan wilayah itu untuk mengusir ISIS di sepanjang Sungai Eufrat.

Lembaga pengawas HAM Suriah (SOHR) melaporkan bahwa pertempuran di provinsi kaya minyak itu mengakibatkan sembilan tewas di barisan pasukan loyalis rezim dan enam pasukan SDF.

Provinsi yang sebelumnya dikuasai ISIS ini menjadi medan persaingan antara pasukan rezim yang didukung oleh Rusia dan milisi SDF yang didukung oleh koalisi internasional pimpinan AS.

Rezim saat ini mengendalikan pusat kota Deir Zour dan seluruh Tepi Barat Sungai Eufrat, sementara kekuatan SDF mengontrol wilayah di sisi timur sungai tersebut..

Kantor berita resmi Suriah melaporkan bahwa “unit angkatan bersenjata kami berhasil membebaskan empat desa di timur Sungai Eufrat (Al-Junaina Al-Jaya, Shamra Hossan), yang berada di bawah kendali Pasukan Demokratik Suriah.”

Namun observatorium mengatakan bahwa SDF berhasil merebut kembali tiga dari empat desa tersebut.

Mengenai tujuan rezim Assad menyerang SDF, Direktur SOHR Rami Abdurrahman mengungkapkan bahwa Damaskus ingin mengamankan pusat kota Deir Zour dengan memukul mundur pasukan SDF yang berada di seberang kota.

Abdurrahman menambahkan bahwa bentrokan antara kedua pasukan pernah terjadi sebelumnya. Namun ini merupakan pertempuran besar pertema yang digulirkan rezim untuk merebut wilayah SDF.

Tinggalkan Balasan

WhatsApp Kami
%d blogger menyukai ini: