Amnesty Internasional: Serangan Israel terhadap Warga Palestina Adalah Kejahatan Perang

Terkait tewasnya 60 warga Palestina di Gaza saat demo menentang pembukaan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem ditanggapi oleh Direktur Penelitian dan Advokasi untuk Timur Tengah dan Afrika Utara Amnesty, Philip Luther.

Philip mengatakan, serangan yang dilakukan tentara Israel terhadap demonstran Palestina adalah pembunuhan yang disengaja dan merupakan kejahatan perang.

“Ini adalah contoh mengerikan lain dari tindakan militer Israel yang menggunakan kekuatan berlebihan dan amunisi hidup dengan cara yang sangat menyedihkan. Ini adalah pelanggaran terhadap standar internasional, dalam beberapa kasus melakukan apa yang tampaknya merupakan pembunuhan yang disengaja yang merupakan kejahatan perang,” kata Philip.

Philip menyatakan bahwa pemerintah Israel harus segera memerintahkan tentara mereka untuk dapat menahan diri, agar menghidari jatuhnya lebih banyak korban.

“Rekaman mengenai situasi Gaza sangat mengganggu, dan karena kekerasan terus berputar di luar kendali, pihak berwenang Israel harus segera mengendalikan militer untuk mencegah korban jiwa dan luka serius,” ucapnya.

“Hanya bulan lalu, Amnesty International menyerukan kepada komunitas internasional untuk menghentikan pengiriman senjata dan peralatan militer ke Israel. Meningkatnya jumlah korban tewas dan cedera saat ini berfungsi untuk menyoroti kebutuhan mendesak akan embargo senjata,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pejabat kesehatan Palestina mengatakan pasukan Israel membunuh 58 warga Palestina di pagar perbatasan dengan Gaza. Jumlah ini dua kali lipat jumlah warga Palestina yang tewas selama enam minggu aksi demonstrasi.

sumber : (islampos.com)

admin

Lembaga Filantropi yang bergerak di bidang pengelolaan zakat, infaq, shadaqah, dan dana kemanusiaan. Lembaga Amil Zakat SK Kementrian Agama RI No.599 Provinsi Jawa Barat.

See all posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are makes.

WhatsApp Kami