Tinggalkan Keraguan

Sahabat, ada perkara-perkara dalam hidup kita yang berkenaan dengan ibadah yang terkadang meninggalkan keraguan saat melakukannya. Misalnya, saat setelah berwudhu, saat shalat, saat puasa, atau ibadah-ibadah lain yang biasa kita lakukan.

Saat akan melakukan ibadah shalat misalnya, seseorang ragu-ragu apakah ia masih memiliki wudhu atau sudah batal. Maka, yang perlu dilakukan adalah meninggalkan keraguan dan beralih pada ketidakraguan. Meninggalkan keraguan berupa rasa khawatir tidak sahnya shalat dan beralih pada ketidakraguan yakni berwudhu kembali dan mengulang shalat.

Selain itu misalnya jika seseorang terkena najis pada pakaiannya, lalu ia merasa ragu apakah najisnya sudah hilang atau belum. Maka, hendaklah ia meninggalkan keraguan dengan mencuci kembali pakaian yang terkena najis tersebut.

“Tinggalkan apa yang meragukanmu kepada apa yang tidak meragukanmu.” – (HR. at-Tirmidzi dan an-Nasa’i)

Berdasarkan hadist tersebut, kita tidak diperkenankan untuk melakukan ibadah dengan perasaan bimbang dan ragu. Karena perasaan tersebut mengundang rasa cemas dan waswas dari setan.

Sahabat, jika kita menginginkan ketentraman saat melakukan ibadah, maka tinggalkanlah keragu-raguan yang ada dalam hati kita.

“Karena sesungguhnya kebenaran adalah ketentraman dan dusta adalah keraguan.” – (HR. at-Tirmidzi dan an-Nasa’i)

AMAL MADANI INDONESIA

Lembaga Amil Zakat Berizin SK Kementrian Agama RI No. 599 Prov. Jawa Barat.

Komp. Padasuka Indah B11. Cimahi Tengah – Kota Cimahi, Prov. Jawa Barat.

Telp. 022 – 20665182

WA Centre. +62 813-1046-0480

Website. www.amalmadani.com

admin

Lembaga Filantropi yang bergerak di bidang pengelolaan zakat, infaq, shadaqah, dan dana kemanusiaan. Lembaga Amil Zakat SK Kementrian Agama RI No.599 Provinsi Jawa Barat.

See all posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are makes.

WhatsApp Kami