Bercita-cita Sebagai Polwan, Siswi SMP Ini Hanya Memiliki Ibu Sebagai Tulang Punggung Keluarga

Sahabat, ada banyak sekali anak yatim serta dhuafa di lingkungan kita yang dengan keterbatasan ekonominya, mereka masih tetap semangat belajar untuk meraih mimpi-mimpinya.

Salah-satunya adalah Lutfi, siswi SMP kelas 9 yang sudah ditinggal oleh ayahnya sejak 12 tahun yang lalu. Ayah Lutfi meninggal pada tahun 2009 ketika ia masih berusia 2 tahun. Semenjak itu, ibunya harus menjadi tulang punggung keluarga dengan bekerja di sebuah restoran. Saat di rumah, Lutfi hanya ditemani dengan neneknya karena ibunya sibuk berjuang untuk menafkahi keluarganya.

Lutfi berkeinginan sekali untuk menjadi polwan sejak ia kecil. Meski dengan keterbatasan ekonomi yang ada, ia tetap semangat untuk belajar agar impiannya kelak tercapai. Keinginannya yang kuat juga membuatnya sering melihat video-video berisikan ilmu mengenai polwan di internet.

Sahabat, di lingkungan kita masih banyak sekali Lutfi-Lutfi lain yang memiliki nasib yang sama bahkan lebih buruk dari yang kita lihat saat ini.

Namun, dengan bantuan dan uluran tangan kebaikan sahabat, kita mampu bersama-sama membahagiakan mereka.

Yuk, bahagiakan mereka dengan memberi donasi berapapun ke rekening di bawah ini.

Bank Syariah Mandiri/BSI
71 2882 0919

Bank BJB Syariah/BSI
513 010 20000 57

Dengan kemudahan berdonasi, semakin banyak saluran kebaikan yang mengalirkan kebahagiaan untuk anak yatim yang membutuhkan.

Salurkan kebaikanmu sekarang juga!

AMAL MADANI INDONESIA

Lembaga Amil Zakat Berizin SK Kementrian Agama RI No. 599 Prov. Jawa Barat.

Komp. Padasuka Indah B11. Cimahi Tengah – Kota Cimahi, Prov. Jawa Barat.

Telp. 022 – 20665182
WA Centre. +62 813-1046-0480
Website. www.amalmadani.com

admin

Lembaga Filantropi yang bergerak di bidang pengelolaan zakat, infaq, shadaqah, dan dana kemanusiaan. Lembaga Amil Zakat SK Kementrian Agama RI No.599 Provinsi Jawa Barat.

See all posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are makes.

WhatsApp Kami